JOGJA, iseijogja.org – Ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor andalan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di era digital. Sektor tersebut bertumpu pada kreativitas, keterampilan, dan inovasi sumber daya manusia. Bentuknya melalui 16 subsektor, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, musik, film, hingga aplikasi dan gim.
Pengurus ISEI Cabang Yogyakarta, Hermanto, menegaskan ekonomi kreatif memiliki nilai tambah tinggi dan berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi masa depan.
Hal itu ia sampaikan dalam program Jogja Jelang Siang TVRI Yogyakarta, Senin (12/1/2026), dengan topik ”Strategi Penguatan Ekonomi Kreatif”.
”Ekonomi kreatif merupakan salah satu sumber pertumbuhan ekonomi masa depan yang harus terus dikembangkan,” ujar Hermanto yang juga menjabat Deputi Kepala Perwakilan BI DIY.
Ia mengutip data BPS dan Kemenparekraf 2025 yang menunjukkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB Indonesia berada di kisaran tujuh-delapan persen dalam lima tahun terakhir.
Kembangkan Ekonomi Kreatif
Menurut Hermanto, Indonesia memiliki peluang besar mengembangkan ekonomi kreatif berkat keragaman budaya, kekayaan sumber daya alam, serta dominasi penduduk usia muda.
Ia menilai Yogyakarta berpotensi menjadi pusat pengembangan ekonomi kreatif nasional karena kuatnya subsektor kriya, kuliner, fashion, aplikasi dan gim, musik, serta film.
”Jika pengelolaan semua potensi berjalan secara masif, konvensional maupun digital, maka branding Yogyakarta sebagai pusat ekonomi kreatif akan terwujud,” tandasnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi pentahelix antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan media.
Penguatan Ekosistem Digital
Hermanto menambahkan, strategi penguatan ekonomi kreatif Indonesia pada 2026 arahnya menjadikan sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru dengan target pertumbuhan 6,12 persen.
Strategi tersebut meliputi penguatan ekosistem digital, pengembangan SDM melalui pelatihan dan inkubasi, fasilitasi pembiayaan, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta promosi di pasar lokal dan global.
Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta, Y Sri Susilo, menjelaskan kerja sama ISEI dengan TVRI Yogyakarta menghadirkan narasumber ekonomi dan bisnis setiap Senin pukul 10.00–10.30 WIB dalam program Jogja Jelang Siang.







