Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Bertekad Majukan Sektor Bisnis, DPP IDEABI Periode 2026-2032 Resmi Dilantik

SOLO, iseijogja.org – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Dosen Ekonomi Akuntansi Bisnis Indonesia (DPP IDEABI) periode 2026-2032 resmi dilantik oleh Dewan Pembina, Prof Rahmawati.

Ketua Umum DPP IDEABI 2026-2031, Dr. Edy Supriyono.(Foto: istimewa)

SOLO, iseijogja.org – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Dosen Ekonomi Akuntansi Bisnis Indonesia (DPP IDEABI) periode 2026-2032 resmi dilantik oleh Dewan Pembina, Prof Rahmawati. Prosesi pelantikan yang berlangsung di Genio Hotel Syariah, Karanganyar, Rabu (29/04/2026) mengusung tema strategis ”Kolaborasi untuk Negeri”.

Hadir dalam susunan pengurus tingkat pusat tersebut sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Koperasi RI Dr Ferry Yuliantono sebagai Dewan Pembina. Pelantikan diikuti 100 pengurus yang hadir secara luring maupun daring, menandai semangat baru bagi akademisi ekonomi.

Ketua Komisi X DPR RI sekaligus Ketua Dewan Penasehat DPP IDEABI, Hetifah Sjaifudian PhD menekankan pentingnya peran dosen dalam mendorong ekonomi nasional. Menurutnya, output dari para akademisi harus mampu memberikan dampak nyata yang lebih luas bagi dunia usaha dan industri.

”Kami berharap seluruh pengurus IDEABI tidak hanya fokus pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, namun juga melakukan inovasi dan kreasi yang berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Hetifah dalam sambutan daringnya.

Pertumbuhan Pesat

Ketua Umum DPP IDEABI, Dr Edy Supriyono mengungkapkan organisasinya sedang mengalami pertumbuhan pesat. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 400 dosen telah resmi mendaftar sebagai anggota dengan potensi jaringan mencapai hampir 800 orang di seluruh Indonesia.

Edy menjelaskan DPP IDEABI telah berhasil membentuk embrio kepengurusan di tingkat daerah (DPD) untuk memperkuat basis organisasi. Wilayah-wilayah strategis seperti Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY menjadi langkah awal ekspansi kepengurusan daerah tersebut.

PENGURUS: Jajaran pengurus DPP IDEABI usai pelantikan.(Foto: istimewa)

”Setelah pelantikan, kami segera melakukan rapat koordinasi untuk merealisasi program kerja, khususnya yang berdampak langsung kepada anggota,” jelas Edy yang juga merupakan akademisi dari FEB UNS Surakarta.

Dalam implementasi tahap awal, IDEABI akan memprioritaskan efisiensi melalui aktivitas digital. Hal ini dilakukan untuk mengatasi kendala geografis pengurus dan anggota yang tersebar dari berbagai pelosok negeri agar koordinasi tetap berjalan efektif dan hemat biaya.

Peningkatan Kompetensi

Ketua Panitia Pelantikan, Prof Izza Mafruhah turut menyampaikan apresiasinya atas dukungan berbagai pihak, termasuk pimpinan PTN dan PTS di Pulau Jawa. Sinergi antara akademisi dan pemangku kepentingan ekonomi menjadi kunci kesuksesan organisasi ke depan.

Wakil Ketua Bidang Komunikasi, Informasi dan Humas, Dr Y Sri Susilo menambahkan agenda mendesak organisasi adalah percepatan pembentukan DPD di wilayah lain. Upaya ini dibarengi dengan program peningkatan kompetensi bagi para anggota di bidang akuntansi dan bisnis.

”Sambil menunggu terbentuknya DPD, kami akan melakukan kegiatan pelatihan atau refreshing materi mata kuliah secara daring guna menjaga kualitas akademik pengurus,” imbuh Sri Susilo.

Share: