Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

KADIN DIY Jajaki Kerja Sama Strategis Dengan Teto

JOGJA, iseijogja.org – Kamar Dagang dan Industri Daerah Istimewa Yogyakarta (KADIN DIY) menyelenggarakan Business Dinner bersama Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Jogja Expo Center, Bantul, Yogyakarta (Kamis, 09/04/26).

Pertemuan Pengurus KADIN DIY dengan TETO

JOGJA, iseijogja.org – Kamar Dagang dan Industri Daerah Istimewa Yogyakarta (KADIN DIY) menyelenggarakan Business Dinner bersama Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Jogja Expo Center, Bantul, Yogyakarta (Kamis, 09/04/26). Aktivitas tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat hubungan ekonomi internasional, khususnya antara Yogyakarta dan Taipei.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum KADIN DIY, GKR Mangkubumi, beserta jajaran pengurus dan anggota KADIN DIY. Dari pihak TETO, hadir Kepala TETO yakni Bruce Hung beserta delegasi yang terdiri dari Frank Lu, Jenny Wu, May Lin, Viola Lo, dan Verlin Wang. Dari KADIN DIY hadir sejumlah Wakil Ketua Umum (WKU)  antara lain Robby Kusumaharta, George Iwan Marantika, Gunarta Adibrata, Hermawan Ardiyanto, Tim Apriyanto, Fahmy Akbar Idries, Dian Ariani, Rahardi Abra dan Y. Sri Susilo.

Dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama yang potensial, meliputi sektor perdagangan, investasi, industri kreatif, pendidikan, hingga pengembangan UMKM. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membuka akses bagi pelaku usaha Yogyakarta untuk menjalin kemitraan dengan mitra dari Taipei, baik di sektor swasta maupun dukungan pemerintah.

GKR Mangkubumi menyampaikan bahwa Yogyakarta memiliki potensi besar dalam berbagai sektor unggulan yang siap dikembangkan melalui kerja sama internasional. “Kami menyambut baik peluang kolaborasi ini sebagai upaya memperluas jaringan global pelaku usaha di Yogyakarta serta meningkatkan daya saing daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala TETO Bruce Hung menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari KADIN DIY dan menyatakan komitmen TETO untuk terus mendorong hubungan ekonomi yang lebih erat antara Taipei dan Indonesia, khususnya Yogyakarta sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan budaya.

Perdagangan antara Indonesia dan Chinese Taipei (Taiwan) menunjukkan hubungan yang saling melengkapi. Indonesia banyak memasok bahan baku industri sementara Taiwan mengekspor produk teknologi dan manufaktur ke Indonesia. “Hubungan dagang ini difasilitasi oleh Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei dan Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Jakarat”, jelas R.H Haryadi Basuki (Komtap Bidang Investasi KADIN DIY).

Kegiatan ekspor dan impor antara DIY dan Taiwan (China Taipei) menunjukkan tren positif, terutama dalam sektor produk UMKM dan komoditas tradisional. “Hingga awal 2026, Taiwan tetap menjadi salah satu mitra dagang penting bagi Yogyakarta”, ungkap Robby Kusumaharta (WKU Koordinator Bidang 1 KADIN DIY).

Melalui pertemuan ini, diharapkan akan terjalin kerja sama konkret yang berkelanjutan, memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing global. “Acara business dinner diakhir dengan tukar menukar cindera mata dan foto bersama”, jelas Y. Sri Susilo selaku Humas KADIN DIY.

Share: