JOGJA, iseijogja.org – Event olahraga dengan konsep unik bertajuk Merapi Camp & Run 2026 siap digelar di kawasan lereng Gunung Merapi, Daerah Istimewa Yogyakarta besok tanggal 11-12 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pelari dengan memadukan lomba lari, aktivitas camping, serta festival kopi dalam satu rangkaian acara.
Tidak tanggung-tanggung, panitia menyiapkan 10.000 cup kopi gratis bagi peserta dan pengunjung sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi kopi lokal dari kawasan Merapi. Event ini menghadirkan kategori lomba 3K, 5K, dan 10K dengan rute yang menawarkan panorama alam Gunung Merapi serta tantangan elevasi sekitar ±200 meter, memberikan sensasi berlari yang berbeda dibandingkan event lari di perkotaan.
Selain lomba lari, peserta juga dapat mengikuti berbagai rangkaian kegiatan seperti camping ground, festival kopi, pameran kopi, talkshow kopi, serta community gathering yang melibatkan komunitas pelari dan pecinta kopi dari berbagai daerah.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosiasi Kopi Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kopi lokal sekaligus mendorong kolaborasi antara olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Ketua Umum ASKI DIY–JATENG, Rendy Mahardika, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan pendekatan baru dalam mempromosikan kopi lokal melalui olahraga dan aktivitas komunitas.“Merapi Camp & Run kami hadirkan sebagai ruang kolaborasi antara olahraga, pariwisata alam, dan ekosistem kopi. Kami ingin memperkenalkan Kopi Merapi kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus menunjukkan bahwa kopi lokal dapat menjadi bagian dari pengembangan sport tourism di Yogyakarta,” ujar Rendy Mahardika.
Dalam pelaksanaannya, panitia juga menggandeng Asia Nasional Sport sebagai race coordinator guna memastikan standar penyelenggaraan lomba berjalan secara profesional, aman, dan nyaman bagi para peserta.
Dari sisi dunia usaha, kegiatan ini dinilai memiliki dampak positif bagi perekonomian daerah. Wakil Ketua Umum Koordinator 1 Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Robby Kusumaharta, menyampaikan bahwa kegiatan berbasis sport tourism seperti ini dapat membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha daerah.
“Event seperti Merapi Camp & Run menjadi contoh bagaimana olahraga dapat dikolaborasikan dengan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan produk lokal. Kegiatan ini tidak hanya menarik komunitas lari, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku UMKM, termasuk kopi lokal, untuk semakin dikenal luas,” ujar Robby Kusumaharta.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. Tri Saktiyana menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut karena mampu menggabungkan olahraga, ekonomi kreatif, dan pelestarian lingkungan.
“Kami menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas rencana kegiatan Camp and Run yang diinisiasi oleh Forum Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI). Kegiatan ini merupakan inisiatif positif yang tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat sinergi antara sektor ekonomi kreatif, pertanian kopi, pariwisata, serta pelestarian lingkungan di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Tri Saktiyana.
Selain lomba lari dan festival kopi, kegiatan ini juga akan menghadirkan penyerahan bibit kopi sebagai bagian dari upaya mendukung pelestarian lingkungan serta penguatan ekosistem kopi di kawasan Merapi.
Panitia menargetkan ribuan peserta dari berbagai komunitas lari di Indonesia akan ikut meramaikan Merapi Camp & Run 2026. Informasi lengkap mengenai kegiatan ini dapat diakses melalui akun Instagram resmi @campandrun.
Pendaftaran Merapi Camp & Run 2026 saat ini telah dibuka dan dapat dilakukan melalui platform ticketing resmi. Informasi lebih lanjut dan pendaftaran dapat diakses melalui:







