JOGJA, iseijogja.org – Malam Apresiasi Infobank 500 Most Outstanding Women 2026 yang digelar di Wisma Batari, Surakarta sungguh terasa penuh kehangatan (Jumat,17/04/26). Mengusung tema Women Art & Society: The Creative Power of Indonesian Women, acara ini menjadi panggung penghormatan bagi perempuan hebat dari sektor keuangan, sektor riil, hingga pejabat publik yang dinilai berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Veronica Tan (Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI), dalam sambutannya menegaskan bahwa perjalanan perjuangan perempuan Indonesia masih panjang. Pentingnya membuka akses dan menghadirkan kesetaraan peluang bagi perempuan, atau equal opportunity, sejak dari lingkungan keluarga. “Masih banyak perempuan, khususnya di daerah, masih berada dalam kondisi rentan secara ekonomi dan sosial”, ungkap Veronica.
Dian Ari Ani mendukung pernyataaan Veronica Tan tersebut. Perempuan harus diberi akses dan peluang untuk setara dengan pria di bidang apapun. Menurut Dian, perempuan harus tetap berjuang dan belajar keras agar dapat berkontribusi dalam memajukan masyarakat.
“Saya merasa sangat terhormat dan bersyukur terpilih sebagai salah satu 500 The Most Outstanding Women 2026 oleh Infobank”, ungkap Dian Ari Ani (Direktur Kepatuhan Bank BPD DIY). Menurut Dia, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan cerminan dari kerja keras seluruh insan Bank BPD DIY serta dukungan luar biasa dari keluarga serta sahabat-sahabatnya.
“Dunia finansial dan bisnis saat ini terus berkembang, dan saya percaya bahwa kepemimpinan perempuan memiliki peran krusial dalam menciptakan inovasi yang inklusif”, jelas Dian yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Keuangan, Perbankan dan Pasar Modal KADIN DIY. Dian menjelaskan bahwa tuntutan transparansi dan akuntabilitas di berbagai sektor usaha menjadikan integritas sebagai fondasi utama seorang pemimpin.
Peran perempuan untuk melihat persoalan dengan komprehensif dan mempertimbangkan kepatuhan & risiko menjadikan kepemimpinan perempuan semakin relevan. “Saya berharap dengan sikap kepedulian, kejujuran, ketulusan & keberanian, perempuan Indonesia semakin berdaya, berkarya dan memberikan dampak positif bagi industri di Indonesia”, harap Dian Ariani yang mempunyai hobby lari dan bersepeda.
“Di bidang keuangan dan perbankan, literasi serta inklusi perempuan sudah mengalami peningkatan yang cukup signifikan”, ungkap Dian yang juga Bendahara ISEI Cabang Yogyakarta. Sesuai dengan spirit Ibu Kartini yang pernah beliau tulis bahwa “dari perempuan atau ibu pertama kali pusat kehidupan bertumbuh di dalam keluarga”.
Hal tersebut berarti saatnya perempuan menjadi pendidik keuangan di dalam keluarga masing-masing. Harapan ke depan, anak-anak sebagai generasi penerus memahami pengelolaan keuangan dan perbankan. “Agar keluarga dan anak tidak terjerumus pada judol dan berbagai penipuan berkedok investasi”, jelas Dian Ari Ani yang juga salah satu pemilik Girimanah Resto di Kawasan Nanggulan, Kulon Progo.







